Jordan Henderson Diklaim Sukses Gantikan Steven Gerrard, MU dan Ferguson Jadi Perbandingan

Jordan Henderson Diklaim Sukses Gantikan Steven Gerrard, MU dan Ferguson Jadi Perbandingan

Jordan Henderson disebut sudah akan melakukan tugasnya sangat baik sebagai kapten Liverpool. Henderson yang sekarang akan mungkin layak dianggap legenda seperti Steven Gerrard.

Mengenakan ban kapten tidak semudah yang terlihat. Bagi Henderson, tugas itu jauh lebih sulit karena dia harus meneruskan jejak Gerrard yang dipuja sebagai salah satu legenda Anfield sepanjang masa.

Mau tak mau, Henderson akan terus dibandingkan dengan sang legende tersebut. Perbandingan berat, tapi sejauh ini semuanya terbukti berjalan baik.

Tekanan sebagai penerus Gerrard bisa diatasi dengan playmaker Henderson dengan sangat mudah. Bahkan mungkin Henderson sudah lebih baik dari Gerrard pada masanya.

Seperti Menggantikan Ferguson

Kerja keras Henderson berubah pujian dari analis Premier League, jamie Redknapp. Bagi Redknapp, meneruskan tugas Gerrard seakan-akan sama beratnya dengan menggantikan Sir Alex Ferguson sebagai pelatih Manchester United.

Jordan Henderson menerima tugas kapten dari Steven Gerrard layak dianggap sebagai salah satu tugas paling sulit di sepak bola. Itu Seakan-akan seperti menerima mandat dari Sir Alex Ferguson sebagai pelatih MU,”tutur Redknapp kepada Daily Mail.

Saya tahu bagimana besarnya tekanan mengenakan ban kapten itu. Banyak orang mungkin hanya melihat huruf C yang tertulis dalam daftar susunan pemain.”

Anda jelas akan tertekan jika anda merupakan kapten The Reds, percaya saya’imbuhnya.

Tetekan

Lebih lanjut, Redknapp yakin Henderson tidak pernah meremehkan tugas tersebut. Terlebih, pendahulunya adalah kapten luar biasa dalam diri Gerrard. Henderson tertekan, dan tekanan itu mengubahnya jadi lebih kuat.

Dia tidak akan meremehkan beban sebagai pemimpin baru klub ini, khususnya setelah meneruskan tugas dari legenda seperti Gerrard,” lanjut Redknapp.

Henderson sempat berada dalam tekanan. Ada ekspektasi tinggi terhadap gelandang Inggris ini dan dia menghadapi banyak situasi sulit. Dia menghadapi orang-orang yang membencinya, lalu dia membungkam mereka semua,”tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here