Mesut Ozil Puji Mikel Arteta Sekaligus Singgung Unai Emery

Mesut Ozil Puji Mikel Arteta Sekaligus Singgung Unai Emery

Mesut Ozil melayangkan pujiannya untuk pelatihnya di Arsenal saat ini, Mikel Arteta. Dan dalam pujiannya tersebut tersirat singgungan untuk nahkoda sebelumnya, Unai Emery.

Seperti yang kita tahu, sosok di kursi kepelatihan Arsenal berganti pada akhir tanggal November lalu. Saat itu, Emery dipecat dan digantikan oleh Freddie Ljungberg sementara waktu.

Arsenal setelah itu melakukan pendekatan kepada Mikel Arteta, yang pada saat itu masih menjadi asisten pelatih di Manchester City. Pada bulan Desember lalu, mereka sukses mendapat tanda tangannya.

Baca Juga : Jawaban Nuno Espirito soal Rumor Akan Gantikan Emery di Arsenal

Arteta memberikan perubahan yang besar kepada Arsenal. Bahkan, ia memberikan keberhasilan berturutan yang sangat istimewa dirasakan the Gunners. Salah satu di antaranya didapatkan dari klub raksasa Inggris, Manchester United.

Pujian untuk Arteta

Modifikasi yang dibawa Arteta berdampak bagi kinerja Mesut Ozil. Sudah mendapat hinaan dari berbagai penjuru, laki-laki berkebangsaan Jerman itu kini mulai bisa diterima lagi oleh publik.

Jelas saja Ozil senang dengan kedatangan Arteta di Emirates Stadium. Bahkan ia tidak segan-segan mengucapkan jikalau Arteta ialah bentuk yang tepat untuk Arsenal, bukan Emery.

“Pada dasarnya ini membawa kami kembali ke kebijakan Arsenal yang lama. Bertarung dan memiliki penguasaan bola, mengontrol permainan, memiliki bola setiap waktu,” ujar Ozil kepada the Sun.

“Hal seperti ini yang sedang ia kerjakan bersama kami dan anda bisa lihat – semuanya tersenyum, tertawa, menikmati waktunya – ini membuat kami sukses. Saya pikir dia merupakan sosok yang tepat untuk klub, lanjutnya.

Lapar namun Rendah Hati

Ozil melihat ada sosok lapar dari dalam diri Arteta, namun tidak begitu ambisius. Pria berkebangsaan itu, di mata Ozil, masih memiliki kerendahan hati.

“Dia bisa menunjukkan kami semua yang telah ia pelajari dalam karirnya yang panjang. Dia tahu persis apa yang kami butuhkan,” tambahnya.

“Dia tahu apa yang harus dikatakan kepada kami, bagaimana memberikan sikap yang positif serta membuat kami sukses. Saya bisa lihat dia sangat lapar, tapi di saat yang bersamaan juga rendah hati,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here