Son Heung-min Menjadi Pemain Paling ‘Kotor’ di Premier League

Son Heung-min Menjadi Pemain Paling 'Kotor' di Premier League

Son Heung-min dikenal menjadi pemain yang murah senyum dan punya etos kerja tinggi. Namun, Son Heung-min kini sampai-sampai menyandang status sebagai pemain paling ‘kotor’ di Premier League masa 2019/2020

Status itu didapatkan Son Heung-min setelah laga Tottenham melawan Chelsea yang digelar pada Pekan (22/12/2019) malam WIB. Pada laga di Tottenham Hotspur Stadium itu, The Lily White kalah dengan skor 2-0.

Dua gol Chelsea diborong Willian. Pemain asal Brasil meraih gol pada menit ke-12 dan penalti menit 45. Ciptaan ini menjadi peringatan buruk untuk Tottenham bersama manajer Jose Mourinho.

Baca Juga : Berita Bola

Sejak menyita alih status manajer Tottenham, Jose Mourinho untuk pertama kali harus menelan kekalahan di kandang. Unjuk kerja Tottenham pun tidak cukup baik pada laga kontra The Blues.

Son Heung-min Paling Banyak Dapat Kartu Merah

Dimainkan sejak menit pertama, Son Heung-min mesti mencukupi laga kontra Chelsea lebih cepat. Bukan karena dia Ditukar, melainkan karena mendapatkan kartu merah. Son Heung-min keluar lapangan pada menit 62.

Kartu merah didapat Son Heung-min ketika terjerumus kontak dengan Antonio Rudiger. Awalnya, ada perebutan bola antara kedua pemain. Son Heung-min terjatuh, lagi pula ada gerakan tambahan di mana kakinya berkenaan unsur dada Rudiger.

Juri Anthony Taylor setelah itu memberi kartu merah untuk Son Heung-min. Kini, pemain berumur 27 tahun telah mendapat dua kartu merah di Premier League masa 2019/2020.

Son Heung-min menjadi pemain Premier League yang paling banyak mendapatkan kartu merah hingga minggu ke-18. Son Heung-min tercatat menerika lima kartu kuning. Son Heung-min menjadi pemain paling ‘kotor’ di Premier League.

Son Heung-min Menangis Lagi?

Son Heung-min sebelumnya mendapat kartu merah usai melakukan tekel horor pada pemain Everton, Andre Gomes. Usai insiden tersebut, Son Heung-min menangis dan meminta maaf kepada Andre Gomes yang mengalami cedera parah.

“Ketika melawan Everton, Son Heung-min menangis karena cedera yang dialami Andre Gomes. Hari ini, Son Heung-min menangis lagi karena dia membuat tulang rusuk Antonio Rudiger hancur,” ucap manajer Tottenham Jose Mourinho dengan kalimat sarkas.

“Bagi saya, kartu merah itu sungguh aneh, tetapi saya tidak mau fokus pada situasi itu karena kami mengalami kekalahan,” sambung Jose Mourinho.

Sementara itu, hasil buruk melawan Chelsea membuat Tottenham berada di posisi ke-7 klasemen Premier League. The Lily White meraih 26 poin dan terpaut enam poin dari Chelsea yang berada di posisi keempat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here